ArtiFilipi 4:13. Rasul Paulus menulis kata-kata ini supaya umat Allah yakin bahwa mereka akan mendapat kekuatan untuk bisa melakukan apa yang Allah inginkan. Beberapa terjemahan Alkitab mengatakan bahwa Kristus-lah yang memberi Paulus kekuatan. Tapi dalam manuskrip-manuskrip Yunani yang tertua, kata "Kristus" tidak ada di ayat ini. Tapikalau dilihat dari konteksnya, yang dimaksud adalah allah. Segala perkara dapat kutanggung di dalam dia yang memberi kekuatan kepadaku. Ayat ini tidak ada hubungannya . Segala perkara dapat kutanggung di dalam dia yang memberi kekuatan . Dikutip dari alkitab terjemahan baru indonesia (c) lai 1974. Segala perkara dapat kutanggung di dalam Aplikasi hendaknya kita mengaku dengan jujur akan kelemahan kita maka Tuhan akan memberikan kekuatan agar kita dapat menanggung segala perkara di dalam Dia. Kristus adalah kekuatan Allah dan hikmat Allah (1 Kor. 1:24) dan di bawah langit tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia kecuali Nama Yesus yang dapat menyelamatkan (Ki.s 4:12). TikTokvideo from Bowsus (@bowsus_): "Segala Perkara dapat ku Tanggung di dalam DIA yang memberiku kekuatan#fyp #lagukristen #lagurohani". segala perkara dapat ku tanggung | di dalam DIA yang membriku kekuatan | TUHAN YESUS Penolong dan sahabat | . Segala Perkara. SegalaPerkara dapat ku tanggung di dalam Dia || kesaksian Team Ekklesia Ministry #kesaksian #ekklesia #ministry #kesaksiankristenterbaru Xoge09Q. amin ,segala perkara dapat ku tanggung di dalam dia yang memberi kekuatan🙏😇❣️ypioca Logo YouVersionAlkitabRencanaVideoDapatkan AplikasinyaPemilih BahasaIkon PencarianFilipi 413Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan AlkitabAplikasi Alkitab untuk Anak-AnakVerse Images for Filipi 413Rencana Bacaan dan Renungan gratis terkait dengan Filipi 4139 Kebohongan Umum yang Dipercaya Orang Kristen Bagian 1 dari 3 Saya BersyukurKegigihan GritPekerjaan yang Digerakkan oleh Injil Dalam Krisis COVID-19Kepemimpinan Dari BawahPengharapanJadilah Tangan dan KakiMenemukan Kebebasan dari StresMengalahkan DepresiKelemahanKekuatanMulut BesarkuSukacita di Atas Tekanan Bagaimana Menjadikan Sukacita Sebuah Kebiasaan Sehari-hariLatihan SikapMenyukai YesusCukup Membungkam Kebohongan yang Merampas Kepercayaan Diri AndaJangan KhawatirBerguna bagi TuhanBerkat dari Hal yang BiasaSurat Paulus dari Penjara Paulus dan Jemaat di FilipiJanji Tuhan bagi kehidupan Anda sehari-hari21 Cara Untuk Maju Sebelum Usia 45Doa & Puasa 21 Hari “Alive in Character”Filipi - Memilih SukacitaGejolak SukacitaDapatkan Aplikasi Alkitab YouVersionSimpan ayat, baca luring, tonton klip pengajaran, dan lainnya!YouVersion menggunakan cookie untuk mempersonalisasi pengalaman Anda. Dengan menggunakan situs web kami, Anda menerima penggunaan cookie seperti yang dijelaskan dalam Kebijakan Privasi kamiBerandaAlkitabRencanaVideo Bacaan Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku. — Filipi 413 Tanggal 27 Desember Saya pernah membaca tulisan yang isinya kira-kira begini “Tidak perlu terlalu mengomentari apa yang diposting orang di media sosial, walaupun sering kali apa yang diposting orang di media sosial bukanlah realita yang sesungguhnya. Anggap saja itu harapan dan doanya!” Saya pikir, ada benarnya juga isi kalimat ini. Banyak orang memosting foto yang menggambarkan betapa bahagianya ia bersama pasangan dan keluarganya di media sosial. Padahal sesungguhnya ia sedang bergumul berat dengan persoalan terkait pasangan dan keluarga. Ada juga orang yang memosting betapa bahagianya hidupnya dengan penampilannya yang keren dan bisa piknik ke sana ke mari, di mana hal tersebut membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Padahal sesungguhnya, ia sedang bergumul serius dengan masalah finansial. Ada lagi orang yang memosting beraneka ragam kegiatan yang menunjukkan kebahagiaanya. Padahal, ia sedang stress berat. Ya, setiap orang punya pergumulan masing-masing dan setiap orang punya cara untuk melakukan coping stress upaya untuk mengatasi stress. Persoalan dan pergumulan akan selalu kita hadapi selama kita hidup. Bahkan, belum selesai masalah yang satu sudah datang masalah berikutnya. Rasanya, hidup ini tidak adil buat kita. Beberapa orang mungkin jadi bertanya “Apa salah dan dosaku, sehingga ini harus terjadi padaku?” Tentu itu merupakan suatu pertanyaan yang sulit untuk dijawab. Akan tetapi, sebagai orang Kristen pengikut Kristus, seberat dan sebesar apapun masalah yang kita hadapi, semua itu pasti dapat kita tanggung di dalam Dia Tuhan Yesus Kristus karena Ia pasti akan memberikan kekuatan bagi kita untuk menghadapi semua permasalahan tersebut. Ia juga pasti akan memberikan jalan keluar. Dengan demikian, seharus tak ada persoalan yang dapat menghilangkan damai sejahtera dari hati dan pikiran kita. Harusnya, kita tetap dapat tenang di kala badai persoalan menerpa. Apa Kata Alkitab? Dalam Rm. 838-39 tertulis “Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang, atau kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita,” Jadi jelas, apapun yang terjadi, tak ada yang dapat memisahkan kita dari kasih Yesus. Keyakinan akan hal ini akan membuat kita tetap tenang dan teduh sebesar apapun persoalan yang menghantam kita. Karena Ia begitu mengasihi kita, maka Ia pasti memberikan kekuatan kepada kita, sehingga kita dapat menanggung segala perkara. Dengan demikian, persoalan apapun yang terjadi, sesulit apapun itu, kita tetap merasa damai sejahtera karena segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia. Terpujilah Tuhan. SRP Post Views 282 KOMUNITAS ONESIMUS KomOn ini adalah wadah orang-orang yang terpanggil dan tergerak hatinya untuk memperhatikan, mendoakan, menolong dan memberdayakan orang-orang yang kurang berdaya atas dasar iman, kasih, dan pengharapan. Navigasi pos AKU LEMAH, DIA KUAT Filipi 413, "Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku." Dalam satu ayat yang singkat ini, ada beberapa kata yang menarik untuk kita perhatikan 1. “Segala perkara” panta menyatakan segala sesuatu. Artinya, bukan hanya hal-hal yang kecil, tapi juga hal-hal yang besar. 2. “Kutanggung” ischuo menyatakan memiliki kekuatan atau kemampuan. Jika point 1 dan 2 ini digabung, maka kita akan menyimpulkan bahwa Paulus memiliki kemampuan untuk menghadapi berbagai masalah, baik itu masalah yang kecil, maupun masalah yang besar. 3. “Di dalam” en menyatakan bahwa ini merupakan syaratnya. Kontrasnya adalah “di luar.” Artinya, hanya dengan berada di dalam maka yang bersangkutan dapat menikmati apa yang dijanjikan. 4. “Memberi kekuatan” endunamoo menyatakan bahwa ada Oknum lain yang menjadi menjadi sumber kekuatan itu dan Oknum itu memberikannya kepada orang lain. Artinya, Allah yang menjadi sumber kekuatan dan kekuatan itu diberikan kepada manusia. Apa yang bisa kita pelajari dari ayat ini? 1. Manusia itu memiliki banyak keterbatasan, dan itu membuatnya tidak sanggup untuk menghadapi banyak pergumulan dalam hidupnya. Keterbatasan fisik kita bisa sakit. Keterbatasan mental kita bisa menyerah. Keterbatasan finansial uang dan tabungan kita bisa habis dan ludes dalam sekejap. Keterbatasan logika kita bisa stres dan galau. Masih banyak lagi keterbatasan-keterbatasan lainnya. Kita pun tidak sanggup untuk memprediksikan hal-hal yang akan terjadi di masa depan. Keterbatasan ini membuat kita menjadi takut, lemah, lelah, stres, bahkan tidak sanggup lagi untuk berdiri. Dan jika kita mau merenungkan perjalanan hidup kita, maka kita akan mengetahui bahwa bukan hanya masalah-masalah yang besar saja yang bisa melemahkan diri kita, bahkan masalah-masalah yang kecil pun bisa melemahkan diri kita. 2. Allah itu memiliki kuasa yang tidak terbatas, dan itu membuat-Nya sanggup untuk menolong kita dalam menghadapi berbagai pergumulan hidup kita. Tidak ada masalah yang terlalu besar yang tidak sanggup diselesaikan oleh Allah bahkan dosa pun sudah diselesaikan-Nya. Tidak ada waktu sedetik pun di mana Allah akan meninggalkan kita. Tidak ada pemeliharaan yang sempurna selain yang dikerjakan oleh Allah. Tidak ada hikmat yang melampaui hikmat Allah dalam mengatur perjalanan hidup kita di masa depan. Respons perhatikan kata “di dalam.” Ini menjadi syaratnya bila kita ingin kuat dan mampu menghadapi berbagai pergumulan. Di luar Dia, tidak akan ada kekuatan. Tapi di dalam Dia, pasti akan kekuatan, damai sejahtera dan penyertaan. 1. Belajarlah untuk berserah dan mengandalkan Tuhan dalam segala masalah yang kita hadapi. 2. Tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan oleh Tuhan. 3. Yakinlah bahwa Tuhan memiliki hikmat yang luarbiasa dalam mengatur dan memelihara hidup kita. Lirik Lagu Rohani "Segala Perkara Dapat Kutanggung Didalam Dia". Lagu ini dipopulerkan oleh JHCC Worship, dimana lagu tersebut merupakan hasil karya Ciptaan Daud Pamei, yang terdapat dalam Album Musik Rohani tahun 2022. Lagu tersebut dapat dilihat serta dipelajari di YouTube dengan cara mengetik judul lagu dan penyanyinya pada smartphone atau PC Anda jika ini cara membawakan lagu "Segala Perkara Dapat Kutanggung Didalam Dia" bisa dengan tempo Andante kecepatan berjalan yang dapat dimainkan pada MM metronome maelzel = 106 BPM beats perminute / ketuk permenit, atau diantara MM = 76 - 108 BPM . Tempo ini bisa juga diukur dengan alat ukur metronome yang bisa dijumpai di toko musik terdekat, atau bisa diukur dengan aplikasi metronome yang didownload pada smartphone Lagu Rohani "Segala Perkara Dapat Kutanggung Didalam Dia"SEGALA PERKARA DAPAT KUTANGGUNGDIDALAM DIA YANG MEMB'RIKU KEKUATANSEGALA PERKARA DAPAT KUTANGGUNGDIDALAM DIA ALLAH SUMBER KUATKUSEKALIPUN KU BERJALAN DALAM LEMBAH KEKELAMANKU TAK TAKUT KAR'NA ENGKAU ALLAH BESERTAKUSEKALIPUN KU BERJALAN DALAM LEMBAH KEKELAMANKU TAK TAKUT KAR'NA ENGKAU ALLAH BESERTAKUSEGALA PERKARA DAPAT KUTANGGUNGDIDALAM DIA ALLAH SUMBER KUATKUYANG TAK PERNAH DILIHAT MATADAN TAK PERNAH DIDENGAR TELINGAYANG TAK PERNAH TIMBUL DALAM HATIITU YANG KAU SEDIAKAN BAGIKUSEGALA PERKARA DAPAT KUTANGGUNGDIDALAM DIA ALLAH SUMBER KUATKUSUMBER KUATKU SUMBER KEKUATANKUSUMBER KUATKU SUMBER KEKUATANKUALLAH SUMBER KUATKUMenyanyikan lagu ini bisa dimulai dari chorus pada lirik "Segala perkara dapat kutanggung" dan masuk interlude. Kemudian ke verse pada lirik "Sekalipun ku berjalan dalam lembah kekelaman" lalu ke chorus dan masuk bridge pada lirik "Segala perkara dapat kutanggung" lalu modulasi, dan bridge2 pada lirik "yang tak pernah dilihat mata" diulang 2 kali, modulasi lagi, chorus lagi dan masuk coda pada lirik "Segala perkara dapat kutanggung" lalu ending lagu. Lihat juga Yerusalem Baru.

khotbah segala perkara dapat ku tanggung di dalam dia