2 Kerajaan Bercorak Hindu Budha ke Indonesia Sebelum pengaruh Hindu Budha masuk, masyarakat Indonesia tidak mengenal sistem kerajaan. Sistem pemerintahan yang ada pada waktu itu adalah pemerintahan desa yang dipimpin oleh kepala suku. Masuknya pengaruh Hindu Budhamenyebabkan sistem kesukuan diganti dengan kerajaan. Sejak abad IV 31 Dalam masyarakat Hindu-Buddha terdapat pembedaan status sosial yang disebut dengan sistem kasta. Sistem ini membedakan mayarakat berdasarkan fungsinya. Berikut ini adalah kasta dalam agama Hindu, kecuali . A. Brahmana B. Ksatria C. Waisya D. Candala 32. Kitab suci agama Budha adalah . A. upanishad B. Tripitaka C. weda D. injil 33. PraHindu berarti kebudayaan sebelum masuknya agama Hindu. Hal ini dapat dibuktikan melalui hal-hal berikut. Di bidang seni bangunan, candi yang dibangun pada masa Hindu merupakan akulturasi dari peninggalan nenek moyang bangsa Indonesia, yaitu punden berundak. Beberapa hasil akulturasi tersebut adalah Candi Borobudur dan Candi Prambanan. KerajaanMataram Kuno terbagi menjadi dua dinasti yaitu Dinasti Sanjaya dan Dinasti Sailendera. Kedua Dinasti ini dibedakan berdasarkan agama yang dianut. Dinasti Sanjaya bercorak Hindu, sedangkan Sailendera bercorak Budha. Dinasti Syailendra yang beragama Buddha mengembangkan Kerajaan Mataram Lama yang berpusat di Jawa Tengah bagian selatan Karyasastra peninggalan sejarah yang bercorak Budha, antara lain Kitab Nagarakretagama, Sutasoma, Pararaton, Ranggalawe, dan Arjuna Wiwaha. Kitab Nagarakretagama ditulis oleh Mpu Prapanca pada 1365. Berdasarkan analisa sejarah, nama asli Mpu Prapanca adalah Dang Acarya Nadendra, seorang pembesar urusan agama Buddha di Istana Majapahit. fvp81.

berikut ini yang termasuk arca bercorak budha adalah